Kenakan Pakaian Adat Kaili, Munawir Pimpin Upacara Kemerdekaan di Palu

Sidik
Kenakan Pakaian Adat Kaili, Munawir Pimpin Upacara Kemerdekaan di Palu

Upacara Peringatan HUT RI ke-78, menjadi momen yang berkesan bagi LLDIKTI XVI. Jika biasanya pelaksanaan Upacara peringatan hari penting dilaksanakan di Gorontalo, kali ini peringatan 17 Agustus di gelar di Lapangan Universitas Muhammadiyah Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Upacara tidak hanya diikuti oleh staf LLDIKTI, tapi juga pimpinan PTS se-Sulawesi Tengah, serta unsur mahasiswa dan dosen. Bertindak sebagai Pembina upacara, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak mengenakan pakaian adat pria suku Kaili, yang juga disebut baju Koje.

Pada momen tersebut, Munawir Sadzali Razak membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi diantaranya kemerdekaan adalah sesuatu yang harus diperjuangkan. Perjuangan itu masih kita teruskan sampai hari ini dengan Merdeka Belajar yang telah kita gerakkan selama empat tahun terakhir.

“Layaknya perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan republik Indonesia, Merdeka Belajar juga digerakkan oleh seluruh lapisan Masyarakat dengan semangat gotong royong. Kolaborasi dalam menghadirkan transformasi telah melahirkan banyak perubahan besar dalam perjalanan dunia Pendidikan di Indonesia” Kata Munawir.

Dengan implementasi kurikulum Merdeka, para peserta didik dan para pendidik sekarang telah merasakan keleluasaan dalam belajar dan mengajar. Kemerdekaan tersebut sudah dirasakan di lebih dari 250 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hal tersebut didukung dengan Gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, di mana anak-anak mendapatkan kemerdekaan yang lebih besar untuk mengembangkan kemampuan fondasional.

“Didukung dengan Permendikbudristek tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan, semua warga sekolah semakin terjamin haknya untuk belajar, berkarya dan bekerja dengan aman dan nyaman. Gotong royong semua pihak, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, warga satuan pendidikan, sampai keluarga, merupakan kunci dari penghapusan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan,” tambah Munawir.

Sedangkan untuk jenjang pendidikan tinggi, program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka juga telah berhasil mengubah hidup lebih dari 760 ribu mahasiswa. Kesempatan belajar di luar kampus, baik di industri, di sekolah, sampai di lingkungan Masyarakat, memberikan pengalaman sangat berharga bagi generasi muda Indonesia untuk memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.

Usai membacakan sambutan tersebut, Munawir juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah antusias hadir pada Upacara peringatan HUT RI ke-78 di lingkup LLDIKTI Wilayah XVI.

Sementara di Gorontalo, sebagian staf LLDIKTI Wilayah XVI juga mengikuti Upacara Kemerdekaan yang dipusatkan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo. (Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *